Minggu, 04 September 2011

Tari mancanegara di asia http://www.emocutez.com

macam Tari mancanegara di asia

China
Tarian Tradisional Cina atau secara singkat Tarian Cina adalah kumpulan tarian dari negeri Cina yang awalnya adalah ritual pemujaan dan penghormatan Dewa Mitologi Cina seperti tercatat pada Sejarah Musim Semi dan Gugur oleh Tuan Luoleh Lu Buwei . Tujuan keagamaan itu kemudian berkembang menjadi bentuk hiburan dalam bentuk sekelompok wanita yang menghibur tamu pada acara jamuan kenegaraan dan akhirnya menjadi bentuknya yang sekarang.

Barongsai


Barongsai adalah tarian tradisional Cina dengan menggunakan sarung yang menyerupai singa Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun. Catatan pertama tentang tarian ini bisa ditelusuri pada masa Dinasti Chin sekitar abad ke tiga sebelum masehi.
Sejarah
Kesenian Barongsai mulai populer di zaman dinasti Selatan-Utara (Nan Bei) tahun 420-589 Masehi. Kala itu pasukan dari raja Song Wen Di kewalahan menghadapi serangan pasukan gajah raja Fan Yang dari negeri Lin Yi. Seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan itu. Ternyata upaya itu sukses hingga akhirnya tarian barongsai melegenda.
Tarian dan gerakan
Tarian Singa terdiri dari dua jenis utama yakni Singa Utara yang memiliki surai ikal dan berkaki empat. Penampilan Singa Utara kelihatan lebih natural dan mirip singa ketimbang Singa Selatan yang memiliki sisik serta jumlah kaki yang bervariasi antara dua atau empat. Kepala Singa Selatan dilengkapi dengan tanduk sehingga kadangkala mirip dengan binatang ‘Kilin’.
Gerakan antara Singa Utara dan Singa Selatan juga berbeda. Bila Singa Selatan terkenal dengan gerakan kepalanya yang keras dan melonjak-lonjak seiring dengan tabuhan gong dantambur, gerakan Singa Utara cenderung lebih lincah dan penuh dinamika karena memiliki empat kaki.
Satu gerakan utama dari tarian Barongsai adalah gerakan singa memakan amplop berisi uang yang disebut dengan istilah ‘Lay See’. Di atas amplop tersebut biasanya ditempeli dengan sayuran selada air yang melambangkan hadiah bagi sang Singa. Proses memakan ‘Lay See’ ini berlangsung sekitar separuh bagian dari seluruh tarian Barongsai –Wikipedia-

.

Yangge



Yangge adalah salah satu dari sekian banyak tarian tradisional Cina yang ditarikan oleh pemuda-pemudi di utaraCina. Dalam bahasa Indonesia Yang berarti semai, padi, tangkai muda, benih dan ge berarti lagu. Tarian meriah ini ditarikan untuk menyambut musim semi tepatnya pada hari pertama dan kelima belas Imlek
Tarian ini menggunakan sapu tangan atau kipas untuk para wanita dan genderang untuk para pria tapi variasi peralatan seperti gabungankipas dan selendang panjang atau peralatan lainnya. Untuk tarian ini semua penari biasanya menggunakan pakaian berwarna merah, hijau atau warna cerah lainnya. Ditarikan dengan perasaan gembira dan bersemangat, seperti karakter dari orang Shaanxi, daerah asal Yangge.
Sejarah
Tarian ini berasal dari dinasti Song.Pada awalnya ditarikan untuk pemujaan dewa atau mengusir roh jahat.
Pada zaman itu pada hari Imlek penari Yangge akan mendatangi rumah-rumah mengucapkan selamat tahun baru dan menarikan Yangge di halaman-halaman rumah, membuat suasana desa meriah oleh karena bunyi-bunyian lagunya Penari Yangge pun dapat ditemani olehBarongsai dalam kunjungannya itu
Pada akhir tahun 1940-an Yangge digunakan oleh Partai Komunis Cina untuk menggalang semangat rakyat.
Tarian ini masih ditarikan sekarang. Kecuali untuk pertunjukkan-pertunjukkan, Yangge kebanyakan ditarikan oleh manula untuk tetap sehat di taman-taman lokal
Tarian
Yangge adalah tarian dari daerah Cina bagian utara. Selain di kota asalnya, tarian ini banyak ditarikan di daerah Beijing dan sekitarnya.
Yangge adalah tarian gabungan antara nyanyian dan tarian. Teknik untuk menari Yangge sebenarnya sangat mudah. Dengan hanya tiga langkah cepat ke depan dan satu ke belakang mengikuti irama, seseorang sudah dapat menarikan tarian meriah ini.Dahulu tarian ini ditarikan oleh pria dan wanita menggunakan peralatan seperti pacul dan celurit. Seiring dengan adanya revolusi dari Partai Komunis Cina, mereka kerap mengganti peralatan dengan senjata perang. Pada akhirnya kebiasaan penggunaan peralatan pun berganti menjadi kipas, kipas panjang, sapu tangan, genderang atau alat lainnya
Yangge pun ada beberapa jenis Salah satunya adalah Caimenzi Yangge, dimana penari terbagi menjadi dua kubu masing-masing diketuai seorang penari yang memakai payungKedua kubu itu terbagi menjadi tim penjamu dan tamu yang pada saat bertemu di tengah-tengah akan saling bertanya jawab. Jika tim tamu benar maka tim penjamu akan mempersilahkan tim tamu masuk ke kota dan menjamunya
Selain itu Yangge pun terbagi menjadi dua macam cara membawakan. Satu adalah dengan mulainya seorang penari yang turun ke festival jalanan dan diikuti siapa saja yang ingin menari dan biasanya diiringi Barongsai dan Tari Naga. Satunya untuk pertunjukkan dimana hanya empat atau delapan orang saja yang menari. Jenis kedua lebih sulit karena mengikuti koreografi dari koreografer dan mementingkan keindahan serta kekompakan.


.
.

THAILAND

Song kran

Tari tradisional thailand ini menceritakan kegembiraan dan keceriaan gerakannya gemlai dan perlahan namun harmonisasi gerakannya seimbang dan memikat. Dahulu , tarian ini dibawakan saat panen padi sekarang tarian ini dibawakan saat menyambut event-event besar seperti menyambt tahun baru atau menyambut tamu Negara . tarian ini dibawakan 4-6 orang namun , jumlah tersebut bisa berubah disesuaikan dengan keaadaan lapangan
Khon
Adalah semacam tari topeng di Indonesia , dengan latar belakang kasha Ramayana. Tarian topeng khon ini menggambarkan kancah peperangan akbar yang berlangsung selama pemerintahan dinasti ramakien. Yaitu perang antara raja rama seorang ksatria bijaksana melawan rajatodsakan yang lalim dan durjana,
Fon poothai
Tarian ini berasal dari suku photai yang hidup di timur lau Thailand yang dibawakan saat pesta-pesta maupun upacara adat suku tersebt, gerakannya cukup ritmis dan dinamis. Tari ini mengungkapkan rasa syukur kepada dewa yang baik hati
Pong laang
Tarian ini berasal dari timur laut Thailand. Music pengiringnya memiliki ritme yang menyentak dan cukup cepat sesuai dengan gerakan tarinya yang sangat dinamis dan energik , itulah yang menyebabkan tari ini mendapat daya tarik tersendiri
Serng tang wai
Tarian ini berasal dari timur laut Thailand , dan biasanya disiapkan pada peristiwa tertentu , seperti festival atau pertukaran budaya . seperti tari tradisional lainnya , serng tang wai mempunyai gerakan yang dinamis dan energik , biasanya tarian inidibawakan 4-6 orang wanita
Sao mai
Tarian ini berasala dari thailand utara , tari ini adalah salah satu tari Thailand yang gerakannya mirip tarian jawa pada umumnya , yaitu gemulai perlahan dengan banyak melakukan gerakan pada bagian tangan
.
.
Tari india


Tari klasik India adalah tarian klasik yang berasal dari variasi berdasarkan daerah-daerah di India antara lain Bharatanatyam dari Tamil Nadu, Kuchipudi dari Andhra Pradesh, Manipuridari India timur laut, Odissi dari Orissa, serta Kathak dari India dan Pakistan
India memiliki seni tari klasik yang beragam dan telah lama tercatat ke dalam teks tertua di dunia yang menuliskan tentang pertunjukkan, Natya Shastra (400 SM). Pada masa lalu, tarian ditarikan untuk menceritakan sebuah cerita sambil diiringi oleh nyanyian dan musik. Tarian ditempatkan ke dalam posisi yang paling utama Tarian-tarian ini ditarikan di kuil untuk memuja dewata dan bersifat religius serta tema-temanya didasarkan pada cerita-cerita mitologi.



Tari Kathakali.



Kathakali adalah tarian yang berasal dari Kerala (India Selatan) Tarian ini m erupakan drama musikalyang bermakna permainan cerita dan ditarikan untuk menggambarkan kemenangan kebenaran atas kesalahan. Para penari Kathakali menggunakan riasan wajah serta kostum tarian yang berwarna meriah. ini melambangkan bahwa karakter-karakter yang dimainkan merupakan mahkluk dari dunia lain. Riasan wajah-wajah penari dapat dibedakan sebagai satvik (rupa dewa), rajasik (rupa ksatria), dan tamasik (rupa setan). Tema tari Kathakali berasal dari cerita klasik Ramayana, Mahabharata dan berbagai kisah legenda dan mitologi Hindu.
[sunting]Mohini Attam


Tari Mohini Attam.





Mohini Attam adalah tarian yang berasal dari Kerala. Tarian ini menceritakan tentang rasa cinta dan dedikasi terhadap dewaGerakan-gerakan dasar tarian ini adalah Adavus yang dibagi menjadi 4 bagian,Taganam, Jaganam, Dhaganam, dan Sammisram. Para penari Mohini Attam mengenakan riasan yang realistis dan kostum yang lebih sederhana jika dibandingkan dengan tarian yang lain.
[sunting]Bharatanatyam
Bharatanatyam berasal dari Tamil Nadu (India Selatan) dan telah diwariskan selama 2000 tahun melalui pengajaran dari guru tari yang disebut (nattuwanar) dan penari kuil yang disebut devadasi. Pelatihan tari ini memerlukan waktu 7 tahun di bawah bimbingan nattuwanar yang dianggap sebagai ilmuwan dan cendekiawan. Empat Nattuwanar dari Tanjore yang dinamakan Kuartet Tanjore adalah kakak beradik yang bernama Chinnaiah, Ponnaiah,Vadivelu, dan Shivanandam. Kwartet Tanjore dikenal telah mengkonstruksikan tari Bharatanatyam.
[sunting]Kuchipudi
Kuchipudi berasal dari desa Kuchipudi di Andhra Pradesh, India Utara. Tari ini adalah sendratari yang didasarkan pada tradisi teater dan dikenal dengan nama Bhagavata Mela Natakam. Para aktor menyanyi dan menarikan tarian ini pada upacara persembahan di kuil. Tari Kuchipudi memiliki teknik yang lebih bebas dan luwes disbanding jenis tari klasik lain.

Tari Manipuri.
Manipuri berasal dari Manipur, India timur laut. Gerakan tari ini awalnya dinamakan jogai yang berarti gerakan melingkar. Berdasarkan teks kuno, tari ini melambangkan gerakan planet yang mengelilingi matahari. Menurut mitologi Hindu, saat Khrisna, Radha dan gopi menarikan tari Ras Leela, Shivamenjaga agar tidak seorangpun yang menganggu tarian mereka. Parvati, permaisuri Shiva juga ingin melihat tarian ini, jadi Shiva memilih tempat yang paling indah di Manipur dan menarikan kembali tariRas Leela Setelah berabad-abad kemudian, pada abad ke-11, selama masa pemerintahan Raja Loyamba, pangeran Khamba dan Dinasti Khomal dan Putri Thaibi dari Dinasti Mairang menarikan kembali tari ini dan kemudian dikenal sebagai Lai-Haraoba, tarian tertua dari Manipur.
Gaya tari Manipuri berkembang berdasarkan kehidupan dan budaya rakyat Manipuri dan memiliki cirikhas dekorasi yang berwarna-warni serta gerakan kaki yang lincah.


Tari Odissi.
Odissi adalah tarian yang berasal dari Orissa untuk memuja Krishna. Ciri khas tari ini adalah ditarikan dengan sukacita dan penuh semangat. Tarian ini penuh gerakan yang mengkonsentrasikan pada tribhang, gerakan tubuh yang terbagi atas tiga bagian, kepala, dada dan torso. Penari Odissi menceritakan tentang 8 inkarnasi dari Vishnu, yakni Dewa Krishna.
[sunting]Kathak
Kathak berasal dari India utara dan Pakistan dan serupa dengan tari Bharatanatyam Kata Kathak berasal dari bahasa Sansekerta, "katha" yang bermakna cerita dan diiringi musik klasik Hindustanserta gerakan kaki yang lincah Kathak menceritakan Radha dan Krishna dalam gaya Natwari. Pada masa kesultanan Moghul, tari ini ditarikan di istana dan maknanya menjadi kurang religius.
Gerakan tari Kathak dikenal dengan istilah tatkar (gerakan kaki yang cepat) dan chakkar (gerakan memutar).


Kathak
Kathak berasal dari India utara dan Pakistan dan serupa dengan tari Bharatanatyam Kata Kathak berasal dari bahasa Sansekerta, "katha" yang bermakna cerita dan diiringi musik klasik Hindustanserta gerakan kaki yang lincah. Kathak menceritakan Radha dan Krishna dalam gaya Natwari. Pada masa kesultanan Moghul, tari ini ditarikan di istana dan maknanya menjadi kurang religius.
Gerakan tari Kathak dikenal dengan istilah tatkar (gerakan kaki yang cepat) dan chakkar (gerakan memutar).
.
.
.
TARI JEPANG

Nihon buyō


adalah terjemahan bahasa Jepang untuk istilah bahasa Inggris Japanese dance. Istilah "buyō" pertama kali diperkenalkan oleh budayawan Tsubouchi Shōyō dan Fukuchi Genichirō yang yang mengacu pada dua kelompok besar tari klasik Jepang
Mai adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan seluruh bagian telapak kaki yang tidak pernah diangkat melainkan diseret-seret (suriashi), walaupun kadang-kadang ada juga gerakan menghentakkan kaki. Gerakan tari bisa dilakukan dengan berputar di dalam ruang gerak yang sempit atau seluruh panggung sebagai ruang gerak. Jenis-jenis tari yang tergolong ke dalam Mai: Kagura, Bugaku, Shirabyōshi, Kusemai, Kōwakamai, Noh (Nōgaku), Jiutamai.
Odori adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan kaki yang dapat bergerak bebas disertai hentakan kaki untuk mengeluarkan suara, ditambah gerakan tangan yang disesuaikan dengan ritme musik. Nenbutsu Odoridan Bon Odori merupakan contoh tari Jepang yang disebut Odori.
Aliran
Pada saat ini ada sekitar 200 aliran tari Jepang, dengan 5 aliran utama sebagai berikut:
Hanayagi-ryū
Fujima-ryū
Wakayagi-ryū
Nishikawa-ryū
Bando-ryū

TARI KABUKI



Bentuk tari kabuki diciptakan pada awal abad ke-17, oleh seorang wanita bernama Okuni yang berasal dari kuil Izumo. Tari klasik ini berawal ketika gadis Okuni membentuk kelompok penyanyi dan penari untuk menyelenggarakan pertunjukan seni, guna mencari dana untuk kuil Izumo.
Dalam ajaran agama Budha orang dilarang menari dan mnyanyi di dalam kuil. Maka Okuni dan kawan-kawannya melakukan pementasan seni, yaitu nyanyian dan tarian secara berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga mereka sampai ke kota-kota. Pertunjukan Okuni dan kawan-kawannya pada mulanya tidak dilakukan di atas panggung. Namun, ketika Okuni dan kawan-kawan diundang Shogun Tokugawa untuk mengadakan pementasan di istana Kaisar di Kyoto, maka untuk pertamakalinya pementasan tari klasik Kabuki dilakukan di atas panggung.
Dalam pementasan tari Kabuki, unsure tari menjadi penunjang yang sangat penting karena bentuk tarian dapat menjadi klimaks dari suatu lakon yang dipentaskan. Ada 3 jenis tarian yang digunakan dalam pementasan tari klasik Kabuki, yaitu tarian selingan, tarian drama, dan tarian yang menunjukkan kepribadian.
Tari selingan ditampilkan sebagai sisipan diantara pergantian babak dalam drama Kabuki. Tarian drama bertujuan menunjang gerakan para pemain Kabuki. Adapun tarian yang menunjukkan kepribadian merefleksikan kehidupan yang diceritakan dalam panggung Kabuki.

KOREA

Buchaechum



atau Tari Kipas adalah salah satu tarian tradisional dari Korea yang paling terkenal, biasanya dipentaskan oleh sekelompok wanita. Tarian ini adalah kreasi baru, yang diciptakan oleh penari Kim Baek-Bong pada tahun 1954[1]. Para penari menari menggunakan kipas yang berhiaskan bunga peony dan mengenakan hanbok yang berwarna mencolok.

bongsan Talchum


atau tari topeng Bongsan (봉산탈춤) adalah sebuah pertunjukkan talchum yang berasal dari Korea.
Kesenian ini berkembang sejak abad ke-18 di wilayah propinsi Hwanghae, Korea bagian utara dan dalam perkembangannya dipengaruhi oleh berbagai jenis kesenian dari daerah-daerah lain di Korea. Kesenian ini mencapai masa kejayaannya pada abad ke-20 dimana dipentaskan di berbagai acara penting seperti ulang tahun, pengangkatan bupati baru dan kunjungan utusan asing.Biasanya kesenian ini dimainkan pada saat hari besar seperti hari Dano setiap tanggal 5 bulan ke-5 kalender Imlek Pada tahun 1915, Bongsan talchum dipentaskan di Sariwon ketika kantor administrasi kotapraja dipindahkan ke sana dan jalur kereta api Seoul-Sinuiju dibuka. Pada saat itu, tari singa (sajachum) mulai dimasukkan dalam pementasan Bongsan talchum

Sumber:
-wikipedia
-anneahira.com
-buku seni budaya cv arya duta

2 komentar:

  1. Dari tarian ini, yang bgus buat ditarikan di sekolah yang mana ya?

    BalasHapus
  2. tari buchaechum ajj bgus thu dari korea lagi <3

    BalasHapus